AMKI: Praktik Sesat Koperasi Masih Saja Terjadi di Indonesia

1

Pengurus AMKI Bersama Menteri Koperasi dan UMKM RI

Suara.com – Ketua Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI) Sularto menyatakan bahwa praktik sesat koperasi masih saja terjadi di negeri ini. Praktek ini sering merugikan masyarakat dan berakibat membawa citra buruk bagi koperasi pada umumnya.

“Citra koperasi semakin terbenam oleh pelaku sesat koperasi. Praktik keliru ini celakanya bahkan terjadi menyebar di seluruh negeri dengan berbagai gaya dan corak. Barangkali kita berhipotesa bahwa praktik semacam ini tumbuh subur karena pengawasan yang longgar dari pemerintah dalam hal ini Kementrian Koperasi dan UMKM,” kata Sularto dalam keterangan resmi, Selasa (26/7/2016).

Ia mencontohkan bahwa paling nyata terlihat praktik sesat dimulai dari adanya penggalangan dana investasi dengan janji muluk dengan baju koperasi. Iming-iming bunga tinggi tak pelak menimbulkan daya tarik bagi masyarakat. Selain itu,praktik paling mencolok di masyarakat adalah menjamurnya rentenir dengan baju koperasi. Pengenaan bunga harian yang tinggi bahkan mencapai 50 persen sebulan bukan praktik yang tidak terjadi.

KOPERASI HARUS DIREFORMASI SECARA TOTAL

5b96f167-95c9-47f8-a056-5a176ca39b98

Puncak Hari Koperasi Nasional ke 69 di Jambi

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo mengingatkan kalangan perkoperasian di Indonesia bahwa saat ini sudah memasuki persaingan global antar negara.

“Inilah tantangan dunia koperasi saat ini. Oleh karena itu, koperasi memang harus mereformasi diri dan berbenah untuk menghadapi persaingan global itu”, ujar Presiden saat acara peringatan Hari Koperasi Nasional 2016 ke-69, di Kota Jambi, Kamis (21/7/2016).

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan, kebijakan reformasi koperasi total yang telah digulirkan adalah suatu keharusan.

“Tujuannya agar koperasi mandiri, sehat, profesional, dan mampu bersaing,” ujarnya.

PRESIDEN RI: KOPERASI HARUS SIAP HADAPI TANTANGAN GLOBAL

ALI_8168

Presiden Jokowi Menghadiri Acara Puncak Hari Koperasi Nasional ke 69 di Jambi

JAMBI (Global News), Presiden RI Joko Widodo mengingatkan kalangan perkoperasian di Indonesia bahwa saat ini sudah memasuki persaingan global antar negara. Berikutnya akan terjadi persaingan antar kawasan.

“Inilah tantangan dunia koperasi saat ini. Oleh karena itu, koperasi memang harus mereformasi diri dan berbenah untuk menghadapi persaingan global itu”, tandas Presiden pada acara peringatan Hari Koperasi Nasional 2016 ke-69, di Kota Jambi.

Selain itu, lanjut Presiden, kunci menghadapi perubahan dunia yang amat cepat itu? adalah kecepatan, kerja fokus, dan kemampuan beradaptasi. Salah satunya, perubahan teknologi (IT). “Orang jualan kini tak lagi di mal dan toko. Online store berkembang di seluruh dunia. Oleh karena itu, manajemen koperasi juga harus profesional”, kata Presiden.

MENKOP: REFORMASI KOPERASI HARUS DILAKUKAN DI SELURUH INDONESIA

20072016-menteri-koperasi_20160720_195828

AAGN Puspayoga bersama Gubernur Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sudah tak heran jika permasalah Koperasi di Indonesia termasuk diantaranya di Provinsi Jambi belum terselesaikan sampai sekarang.

Bahkan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan bahwa dari 212 ribu koperasi di Indonesia hanya 147 ribu yang aktif atau sekitar 62 ribu koperasi yang kini sudah tidak aktif.

Untuk di Provinsi Jambi, persentase juga tak jauh berbeda. Dari 3.754 koperasi yang terdaftar hanya 2.264 koperasi yang kini masih bertahan atau sekitar 1.500 lebih koperasi yang mati.

9 Rekomendasi AMKI Menuju Koperasi Soko Guru Perekonomian Indonesia

foto bersama deputi bidang pemasaran Kemenkop RI

Foto bersama deputi bidang pemasaran Kemenkop RI

 

9 Rekomendasi AMKI Menuju Koperasi Soko Guru Perekonomian Indonesia

 

Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI) menggelar Sarasehan dan Seminar bagi manajer koperasi yang tergabung dalam organisasi AMKI. Acara digelar dua hari, Kamis-Jumat, 12-13 Mei 2016. Acara hari pertama digelar di Wisma NH Pancoran dari pagi sampai malam (08.00-23.00 WIB) menghasilkan beberapa rekomendasi penting bagi pengembangan manajemen perkoperasian di Indonesia.

Efektifitas Pengawasan Koperasi

Oleh : *Sularto

Praktek sesat koperasi masih saja terjadi di negeri ini. Praktek yang merugikan masyarakat dan praktek yang membawa pada citra buruk koperasi pada umumnya. Citra koperasi semakin terbenam oleh pelaku sesat koperasi. Praktek keliru ini celakanya bahkan terjadi menyebar di seluruh negeri dengan berbagai gaya dan corak. Barangkali kita berhipotesa bahwa praktek semacam ini tumbuh subur karena pengawasan yang longgar dari pemerintah dalam hal ini Kementrian Koperasi dan UMKM RI.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H

hari raya idul fitri

hari raya idul fitri


Keluarga Besar Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia Mengucapkan

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H

Minal ‘Adin wal Faizin Mohon Maaf Lahir Batin

Video

JARINGAN ONLINE KOPERASI NASIONAL SUDAH TERWUJUD

logo amki

logo amki


AMKI.CO.ID, Jakarta – Menindaklanjuti hasil sarasehan manajer koperasi yang dilaksanakan 12-13 Mei 2016 di Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Asosiasi Manager Koperasi Indonesia (AMKI) bertindak cepat. Salah satu rekomendasi penting bagi dunia tata kelola manajemen koperasi adalah membuat koperasi di Indonesia apapun jenisnya bisa berjejaring dalam satu kerjasama besar. Kerjasama besar koperasi harus dimulai agar tercipta tatanan manajemen yang berstandar pada seluruh koperasi di Indonesia.

AMKI SOSIALISASI JOKN KE SELURUH INDONESIA

foto bersama deputi bidang pemasaran Kemenkop RI

foto bersama deputi bidang pemasaran Kemenkop RI


AMKI.CO.ID, Jakarta – Sebagai langkah awal program Koperasi Jaringan Online Nasional, AMKI yang diwakili oleh Muhamad Nuryadi, langsung terjun ke daerah-daerah di Seluruh Indonesia. Di sela-sela kunjungan ke Medan dan Gayo Lues Aceh, Muhamad Nuryadi Selaku Sekjend AMKI menegaskan bahwa, “ Salah satu usulan yang diharapkan dari Sarasehan AMKI di Jakarta